A. Kelebihan dan Kekurangan
- Rekrutmen
Internal
Rekrutmen Internal yaitu rekrutmen tenaga kerja
menggunakan sumber dari dalam dengan tujuan meningkatkan morale atau semangat tenaga kerja yang
sudah ada, menjaga kesetiaan pegawai, memberi motivasi kerja pada pegawai
dan memberi penghargaan atas prestasi pegawai, seperti penawaran
pekerjaan, pengangkatan (promosi), pemindahan (mutasi), penawaran terbuka untuk suatu jabatan
(Job Posting).
- Kelebihan :
1.
Memberikan motivasi yang lebih baik
2.
Memberikan kesempatan promosi yang lebih
besar bagi karyawan lama
3.
Meningkatkan moral
kerja dan komitmen organisasional
4.
Memberikan kesempatan yang lebih baik
untuk menilai kemampuannya
5.
Memungkinkan karyawan melaksanakan
pekerjaan dengan waktu yang lebih singkat
- Kelemahan
:
1.
Menciptakan pola pikir dan ide yang sempit
2.
Menimbulkan persoalan
politis dan persaingan antar karyawan
3.
Membutuhakan program
pengembangan manajemen yang lebih baik
·
Rekrutmen Eksternal
Rekrutmen Eksternal : yaitu perekrutan yang para
pelamarnya berasal dari luar perusahaan
yang tidak ada hubungannya dengan perusahaan atau para pencari kerja yang baru lulus sekolah atau lulus
kuliah.
·
Kelebihan:
1. Memberikan ide dan pendangan baru
2. Memungkinkan karyawan untuk melakukan perubahan tanpa
berkepentingan
3. banyak mengubah
hirarki organisasi yang ada sekarang
·
Kelemahan :
1.
Waktu yang hilang
untuk penyesuaian
2.
Menhancurkan insentif karyawan yang ada untuk
berjuang meraih peluang
3.
Tidak ada informasi yang tersedia mengenai
kemampuan individu untukmenyesuaikan diri dengan organisasi yang baru
B. Alat Test yang Digunakan dalam
Rekrutmen
1.
Kraeplien
atau Pauli Tes
Ke dua tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang
tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur dalam sebuah
kertas besar. Yang membedakan hanya cara dan jumlah isinya, Kraeplien tes
memiliki jumlah deret angka yg lebih banyak (27 bujur, 50 kolom). Anda akan
diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di
setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Biasanya sang psikolog hanya
menginstruksikan “pindah” pada waktu tertentu dan berbeda-beda untuk melihat
daya tahan otak dan konsistensi anda. Yang diukur dalam tes ini adalah
konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri,
ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.
2.
Wartegg Test
Tes
Wartegg pada dasarnya adalah tes menggambar. Tes menggambar ini (wartegg) tidak
memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi
seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara anda
menggambar dan apa yang anda gambar. Menurut informasi yang didapat juga
menyatakan, dari cara Anda menggambar akan terlihat apakah Anda seorang yang
keras kepala, tidak terorganisir,dll. Semuanya terlihat dari kebersihan,
kerapian, tekanan pensil dan sebagainya. Test ini juga mampu untuk
mengungkapkan kemampuan IQ anda, dari hasil apa yang Anda gambar. Yang diukur
dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. Tes
ini terdiri atas 8 kotak di selembae kertas yang berisi bentukan-bentukan
tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling
memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis
melengkung. Anda akan diminta membuat suatu gambar dari pola tersebut, kemudian
menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, judul gambar dalam setiap kotak
sesuai urutan, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai,
sulit dan mudah menurut anda.
3.
BAUM TEST (Menggambar Pohon)
Tes dimana
anda diberi kertas kosong dan diminta untuk menggambar pohon dengan kriteria :
berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah, sehingga kelihatan akar, batang
(dahan dan ranting), daun dan buah. Otomatis anda tidak diperbolehkan
menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman
monocotyl lainnya. Yang dinilai bukan bagus atau tidaknya gambar tersebut,
melainkan besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau
patah-patah), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center). Dari sini
akan terlihat kesabaran kita, apakah kita akan gambar dahan semua dulu baru
daun, atau sekaligus semuanya, daunnya juga dilihat apakah satu-satu atau
semuanya sekaligus menjadi satu objek. Konon etos kerja kita bisa terlihat
disini, tukang nyicil atau tidak sabaran. Dibawah gambar, anda harus
mencantumkan nama pohonnya.
4.
Draw A Man Test (DAM)
Draw A Man
Tes yaitu Tes Gambar Orang. Tes dimana anda diberi kertas kosong dan diminta
untuk menggambar seorang manusia, untuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis
kelamin, bagaimana sifat kesehariannya dan aktifitas orang tersebut. Tes ini
dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan
ketahanan kerja.
5.
Test Menggambar Rumah, Pohon,
dan Orang
Dalam test
ini anda akan diberi kertas kosong dan diminta untuk menggambar rumah, pohon,
dan orang dalam satu obyek gambar, serta diminta untuk mencantumkan aktivitas
apa yang sedang terjadi pada gambar. Dari test ini akan terlihat perbandingan
tinggi dalam anda menggambar pohon, rumah, dan orang. Hal ini berkaitan dengan
bagaimana cara anda menerapkan keserasian dalam hubungan dengan orang lain yang
kedudukkanya lebih tinggi dari anda.
Source:
No comments:
Post a Comment