Wednesday, November 8, 2017

Sistem Informasi Psikologi

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
Sarosa (2009) mengemukakan sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Kata kuncinya adalah sekumpulan komponen atau subsistem, sehingga sistem terdiri dari beberapa subsistem dan demikian juga sebaliknya. Sedangkan menurut  Fat (dalam Hutahaean, 2015) sistem adalah suatu himpunan, suatu “benda” nyata atau abstrak yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif. Marimin, Tanjung, dan Prabowo (2006) sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam satu lingkungan yang kompleks. Terdapat beberapa karakteristik sistem:
          1.      Komponen Sistem
Komponen sistem atau elemen sistem dapat berupa :
a.       Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkatkeras, perangkat lunak dan manusia 
b.      Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.
             2.      Batas sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkunganluarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandangsebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruanglingkup dari sistem tersebut.
              3.      Lingkungan luar sistem
Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat  bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetapdijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
              4.      Penghubung
Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke sub sistem lainnya. Output darisatu subsistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnyadengan melalui penghubung.Dengan penghubung satu subsistemdapat berinteraksi dengan subsistem yang lainnya membentuk satukesatuan.
5.      Masukkan
Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya system tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diprosesuntuk didapatkan keluaran.
              6.      Keluaran
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dandiklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
            7.      Pengolah
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
         8.      Sasaran atau tujuan
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

Dalam tugas kali ini akan membuat sebuah tes untuk melihat minat dan bakat seseorang. Tes Minat dan Bakat merupakan salah satu metode dan alat ukur dalam Psikologi yang dapat membantu dalam menyusun rekomendasi untuk individu memilih jurusan/karir sesuai dengan minat dan potensinya. Whiterington (1988) mendefinisikan minat sebagai suatu kesediaan individu terhadap suatu obyek, individu, hal, atau situasi yang berhubungan dengan dirinya. Pada umumnya hasil tes minat digunakan dalam 3 bidang terapan, seperti yang diuraikan dibawah ini. Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan jarang ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara eksklusif dengan mengabaikan hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non kognitif yang lain.
Tes yang dibuat adalah tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). Konsep utama atau dasar teori dari RMIB ini adalah mengenai persepsi dan juga stereotip pada individu mengenai pekerjaan – pekerjaan tertentu. dengan memanfaatkan stereotip ini, maka test RMIB mampu untuk mengungkapkan jenis pekerjaan dan juga minat dan juga bakat yang cock bagi individu. Test ini cocok diberikan pada remaja, dan juga para pencari kerja yang mungkin merasa bosan dengan rutinitas sehari harinya. Pada awalnya, test ini dikembangkan oleh Rothwell pada tahun 1947, lalu kemudian diperbaharui oleh Miller pada tahun 1950. Pada akhirnya, pembaruan test ini memberikan nama Rothwell Miller Interest Blank sebagai sebuah test minat bakat yang sudah terstandarisasi. Dalam RMIB terdapat 12 kategori, kategori tersebut adalah :
       1.      Outdoor (OUT), merupakan jenis pekerjaan yang berhubungan dengan aktivitas di luar ruangan, atau aktivitas lapangan.
       2.      Mechanical (ME), merupakan jenis pekerjaan yang menggunakan mesin, peralatan mekanik, dan  juga peralatan – peralatan tambahan.
       3.      Computational (COMP), merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan angka, dan operasi hitungan (komputasi).
       4.      Scientific (SCL), merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan analisa, penyelidikan, penelitian, dan juga segala sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
       5.      Personal Contact (PERS), merupakan pekerjaan yagn berhubungan dengan manusia, hubungan interpersonal, diskusi, dan juga hubungan dengan banyak orang.
       6.      Aesthetic (AESTH), merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan kesenian.
       7.      Literary (LIT), merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan buku, membaca, dan segala bentuk kegiatan literature, seperti menulis, megnarang, dan sebagainya.
       8.      Musical (MUS), Merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan music, mulai dari memainkan alat music, membaut music, dan mendengarkan music
       9.      Social Service (SOS), mrupakan pekerjaan yang berkaitan dengan kehidupan sosial, pelayanan masyarakat, seperti dokter, psikolog, membantu menolong dan juga mendorong kehidupan sesama manusia.
     10.  Clerical (CLER), merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan tugas – tugas rutin, yagn membutuhkan ketelitian, sistematis, dan juga cenderung teratur.
      11.  Practical (PRAC), merupakan pekerjaan yang sifatnya praktis, membutuhkan keahlian, dan keterampilan.
      12.  Medical (MED), merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan pengobatan, penyembuhan, dan juga perawatan secara medis.

Elemen-elemen yang dibutuhkan dalam pembuatan tes psikologi online ini adalah:
1.      Goal
Tujuan pembuatan dari tes online ini adalah untuk memudahkan masyarakat untuk mengetahui minat dan bakat seseorang. Masyarakat dapat dengan mudah mengetahui minat dan bakatnya dengan mengaksesnya secara online dan dapat dikerjakan dimana saja dan kapan saja.
2.      Control Mechanism
Mekanisme kontrol di sini adalah pada saat individu membuka aplikasi RMIB online, akan secara langsung terbuka dan terhubung dengan creator yang membuat aplikasi tersebut.
3.      Input
Yang dibutuhkan dalam mengikuti tes psikologi ini pada adalah isi identitas seperti nama, jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan tanggal tes.
4.      Proses
Proses dalam mengikuti tes ini pertama dipersilahkan untuk mengisi identitas terlebih dahulu, setelah selesai mengisi identitas akan diberikan instruksi pengerjaan secara lengkap. Kemudian individu tersebut mengerjakan tes RMIB tersebut dengan ketentuan yang ada. Jika sudah selesai mengerjakan maka langsung mengklik “DONE” dan apabila sampai waktu yang ditentukan belum selesai maka otomatis akan selesai dengan sendirinya.
5.      Output
Output di sini saat selesai mengerjakan tes psikologi tersebut maka akan keluar tautan yang berisi hasil dari tes psikologi. Individu cukup mengklik dan akan muncul pada layar kemudian terdapat pilihan ingin langsung print atau save data terlebih dahulu dalam bentuk pdf. Di dalam pdf tersebut juga terdapat tanda tangan psikolog yang memiliki tes online IST tersebut sehingga cukup akurat.



DAFTAR PUSTAKA
Hutahaean, Jeperson. (2015). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: DeePublish.
Marimin., Tanjung, H., dan Prabowo, H. (2006). Sistem Informasi Manajemen: Sumber Daya Manusia. Jakarta: Grasindo.
Sarosa, Samiaji. (2009). Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Grasindo.