1. Definisi
Sistem
Tyoso (2016)
mengatakan bahwa sistem merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen yang
membentuk satu kesatuan. Sedangkan menurut
Fat (dalam Hutahaean, 2015) sistem adalah suatu himpunan, suatu “benda”
nyata atau abstrak yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang
saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung yang secara
keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu secara
efisien dan efektif.
Sarosa (2009)
mengemukakan sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berinteraksi dan
bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Kata kuncinya adalah sekumpulan
komponen atau subsistem, sehingga sistem terdiri dari beberapa subsistem dan
demikian juga sebaliknya.
Marimin,
Tanjung, dan Prabowo (2006) sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri
dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu
tujuan dalam satu lingkungan yang komples.
Romney dan
Steinbart (dalam Mulyani, 2016) mengatakan sistem adalah kumpulan dari dua atau
lebih komponen yang saling bekerja dan berhubungan untuk mencapai tujuan
tertentu. Fauzi (2017) juga mengatakan
bahwa sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi subsistem untuk
mencapai tujuan yang sama.
Berdasarkan
uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan dari komponen
yang saling bekerja, berinteraksi, berhubungan, dan saling beketergantungan
secara keseluruhan untuk mencapai satu tujuan yang sama.
2. Definisi
Informasi
Menurut Amsyah
(2005) informasi adalah data yang sudah diolah dengan cara tertentu menjadi
bentuk yang sesuai dengan keperluan penggunaan informasi bersangkutan.
Mulyani (2016) Informasi merupakan data yang sudah
dioleh yang ditujukan untuk seseorang, organisasi ataupun siapa saja yang
membutuhkan. Informasi akan menjadi berguna apabila objek yang menerima
informasi membutuhkan informasi tersebut.
Verzello
(dalam Fauzi, 2017) mengemukakan kumpulan data yang relevan dan mempunyai arti
menggambarkan suatu kejadian-kejadian atau kegiatan-kegiatan. Cushing (dalam
Fauzi, 2017) juga menambahkan bahwa informasi menunjukan hasil dari pengolahan
data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya.
Berdasarkan
uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah kumpulan data yang
sudah diperoleh dengan cara tertentu yang memiliki arti untuk menjelaskan suatu
arti atau kejadian yang ditujukan kepada organisasi atau siapa saja yang
membutuhkan informasi tersebut.
3. Definisi
Psikologi
Wade dan
Tavris (2007) berkata psikologi adalah sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada
perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses
mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Hashim,
Razali, dan Jantan (2003) mengemukakan psikologi adalah suatu kajian mengenai
sesuatu yang memberikan kesan kepada jiwa seseorang. Oleh karena itu, psikologi
adalah kajian mengenai jiwa atau aspek rohani manusia dan haiwan secara
saintifik.
Budiman (2005)
psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam pengertiannya
yang luas. Dikatakan pengertian yang luas karena tidak hanya terbatas pada
tingkah laku yang tampak dari luar saja.
Supratman dan
Mahadian (2016) mengatakan psikologi adalah tentang ilmu pengetahuan yang
mempelajari perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan dimana
individu tengah berada.
Berdasarkan
uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari
tentang jiwa dan manusia yang terbagi dalam tingkah laku manusia, dan perilaku
manusiadan hubungan manusia dengan lingkungan manusia tersebut.
4. Definisi
Sistem Informasi Psikologi
Sistem
informasi psikologi adalah kumpulan dari komponen informasi psikologi yang
saling bekerja sama dan berinteraksi untuk mempelajari tentang jiwa serta
bagaimana tingkah laku, dan perilaku manusia tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Amsyah, Zulkifli. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama.
Budiman, Arief. (2006). Kebebasan, Negara, Pembangunan. Jakarta:
Pustaka Alvabet.
Fauzi, Rizki
A. (2017). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta:
DeePublish.
Hashim, S., Razali, M., Jantan,
R. (2003). Psikologi Pendidikan. Malaysia:
PTS Professional.
Hutahaean,
Jeperson. (2015). Konsep Sistem
Informasi. Yogyakarta: DeePublish.
Marimin., Tanjung, H., dan
Prabowo, H. (2006). Sistem Informasi
Manajemen: Sumber Daya Manusia. Jakarta: Grasindo.
Mulyani, Sri. (2016). Metode Analisis dan Perancangan Sistem. Bandung:
Abdi Sistematika.
Mulyani, Sri.
(2016). Sistem Informasi Manajemen. Bandung:
Abdi Sistematika.
Sarosa, Samiaji. (2009). Sistem
Informasi Akuntansi. Jakarta:
Grasindo.
Supratman, L. P., Mahadian, Adi
B. (2016). Psikologi Komunikasi. Yogyakarta:
DeePublish.
Tyoso, J. S. P. (2016). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: DeePublish.
Wade, Carol., Tavris, C. (2007). Psikologi. Jakarta: Erlangga.