SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
Sarosa (2009) mengemukakan sistem adalah sekumpulan
komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang
sama. Kata kuncinya adalah sekumpulan komponen atau subsistem, sehingga sistem
terdiri dari beberapa subsistem dan demikian juga sebaliknya. Sedangkan
menurut Fat (dalam Hutahaean, 2015)
sistem adalah suatu himpunan, suatu “benda” nyata atau abstrak yang terdiri
dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan,
berketergantungan, saling mendukung yang secara keseluruhan bersatu dalam satu
kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif. Marimin,
Tanjung, dan Prabowo (2006) sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri
dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu
tujuan dalam satu lingkungan yang kompleks. Terdapat beberapa karakteristik sistem:
1. Komponen
Sistem
Komponen sistem atau
elemen sistem dapat berupa :
a. Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari
sub sistem perangkatkeras, perangkat lunak dan manusia
b. Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah
sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras
adalah sistem komputer.
2. Batas
sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya
atau dengan lingkunganluarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem
dipandangsebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruanglingkup
dari sistem tersebut.
3.
Lingkungan luar sistem
Lingkungan
dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan
luar yang mengutungkan merupakan
energi dari sistem dan dengan demikian harus tetapdijaga dan dipelihara. Sedang
lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
4.
Penghubung
Penghubung
merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke sub sistem lainnya. Output darisatu
subsistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnyadengan melalui
penghubung.Dengan penghubung satu subsistemdapat berinteraksi dengan subsistem
yang lainnya membentuk satukesatuan.
5. Masukkan
5. Masukkan
Masukan
adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah
energi yang dimasukkan supaya system tersebut
dapat beroperasi. Sinyal
input adalah energi yang diprosesuntuk didapatkan keluaran.
6. Keluaran
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dandiklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem
yang lain atau kepada supra sistem.
7. Pengolah
Suatu
sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu
sistem produksi akan mengolah
masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8. Sasaran
atau tujuan
Suatu
sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu
sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada
gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem
dikatakan berhasil bila mengenai sasaran
atau tujuannya.
Dalam
tugas kali ini akan membuat sebuah tes untuk melihat minat dan bakat seseorang. Tes Minat dan Bakat merupakan salah satu metode dan
alat ukur dalam Psikologi yang dapat membantu dalam menyusun rekomendasi untuk
individu memilih jurusan/karir sesuai dengan minat dan potensinya. Whiterington
(1988) mendefinisikan minat sebagai suatu kesediaan individu terhadap suatu
obyek, individu, hal, atau situasi yang berhubungan dengan dirinya. Pada
umumnya hasil tes minat digunakan dalam 3 bidang terapan, seperti yang
diuraikan dibawah ini. Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan jarang
ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara eksklusif dengan mengabaikan
hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non kognitif yang lain.
Tes yang dibuat adalah tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). Konsep utama
atau dasar teori dari RMIB ini adalah mengenai persepsi dan juga stereotip pada
individu mengenai pekerjaan – pekerjaan tertentu. dengan memanfaatkan stereotip
ini, maka test RMIB mampu untuk mengungkapkan jenis pekerjaan dan juga minat
dan juga bakat yang cock bagi individu. Test ini cocok diberikan pada remaja,
dan juga para pencari kerja yang mungkin merasa bosan dengan rutinitas sehari harinya.
Pada awalnya, test ini dikembangkan oleh Rothwell pada tahun 1947, lalu
kemudian diperbaharui oleh Miller pada tahun 1950. Pada akhirnya, pembaruan
test ini memberikan nama Rothwell Miller
Interest Blank
sebagai sebuah test minat bakat yang sudah terstandarisasi. Dalam RMIB terdapat 12 kategori, kategori tersebut adalah :
1.
Outdoor (OUT), merupakan jenis pekerjaan
yang berhubungan dengan aktivitas di luar ruangan, atau aktivitas lapangan.
2.
Mechanical (ME), merupakan jenis
pekerjaan yang menggunakan mesin, peralatan mekanik, dan juga peralatan –
peralatan tambahan.
3.
Computational (COMP), merupakan
pekerjaan yang berhubungan dengan angka, dan operasi hitungan (komputasi).
4.
Scientific (SCL), merupakan pekerjaan
yang berhubungan dengan analisa, penyelidikan, penelitian, dan juga segala
sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
5.
Personal Contact (PERS), merupakan
pekerjaan yagn berhubungan dengan manusia, hubungan interpersonal, diskusi, dan
juga hubungan dengan banyak orang.
6.
Aesthetic (AESTH), merupakan pekerjaan
yang berhubungan dengan kesenian.
7.
Literary (LIT), merupakan pekerjaan yang
berkaitan dengan buku, membaca, dan segala bentuk kegiatan literature, seperti
menulis, megnarang, dan sebagainya.
8.
Musical (MUS), Merupakan pekerjaan yang
berkaitan dengan music, mulai dari memainkan alat music, membaut music, dan
mendengarkan music
9.
Social Service (SOS), mrupakan pekerjaan
yang berkaitan dengan kehidupan sosial, pelayanan masyarakat, seperti dokter,
psikolog, membantu menolong dan juga mendorong kehidupan sesama manusia.
10.
Clerical (CLER), merupakan pekerjaan
yang berhubungan dengan tugas – tugas rutin, yagn membutuhkan ketelitian,
sistematis, dan juga cenderung teratur.
11.
Practical (PRAC), merupakan pekerjaan
yang sifatnya praktis, membutuhkan keahlian, dan keterampilan.
12.
Medical (MED), merupakan pekerjaan yang
berkaitan dengan pengobatan, penyembuhan, dan juga perawatan secara medis.
Elemen-elemen yang
dibutuhkan dalam pembuatan tes psikologi online ini adalah:
1. Goal
Tujuan pembuatan
dari tes online ini adalah untuk memudahkan masyarakat untuk mengetahui minat dan bakat seseorang. Masyarakat dapat dengan mudah mengetahui minat dan bakatnya dengan
mengaksesnya secara online dan dapat dikerjakan dimana saja dan kapan saja.
2. Control Mechanism
Mekanisme
kontrol di sini adalah pada saat
individu membuka aplikasi
RMIB online, akan secara langsung terbuka dan terhubung dengan creator yang membuat aplikasi tersebut.
3. Input
Yang dibutuhkan
dalam mengikuti tes psikologi ini pada adalah isi identitas seperti nama, jenis
kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan tanggal tes.
4. Proses
Proses dalam
mengikuti tes ini pertama dipersilahkan untuk mengisi identitas terlebih
dahulu, setelah selesai mengisi identitas akan diberikan instruksi pengerjaan
secara lengkap. Kemudian individu
tersebut mengerjakan tes RMIB tersebut dengan ketentuan yang ada. Jika
sudah selesai mengerjakan maka langsung mengklik “DONE” dan apabila sampai
waktu yang ditentukan belum selesai maka otomatis akan selesai dengan
sendirinya.
5. Output
Output di sini
saat selesai mengerjakan tes psikologi tersebut maka akan keluar tautan yang
berisi hasil dari tes psikologi. Individu cukup mengklik dan akan muncul pada layar kemudian terdapat pilihan ingin langsung print
atau save data terlebih dahulu dalam
bentuk pdf. Di dalam pdf tersebut juga terdapat tanda tangan
psikolog yang memiliki tes online IST tersebut sehingga cukup akurat.
DAFTAR PUSTAKA
Hutahaean,
Jeperson. (2015). Konsep Sistem
Informasi. Yogyakarta: DeePublish.
Marimin., Tanjung, H., dan
Prabowo, H. (2006). Sistem Informasi
Manajemen: Sumber Daya Manusia. Jakarta: Grasindo.
Sarosa, Samiaji. (2009). Sistem
Informasi Akuntansi. Jakarta:
Grasindo.